Vadel Badjideh Senang Jalani Sidang Bersama Nikita Mirzani
articlewarriors.com – Vadel Badjideh mengaku senang bisa menjalani sidang bersamaan dengan Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 18 September 2025. Ia berharap proses hukum keduanya segera selesai dan memberikan kepastian terkait kasus masing-masing. “Ya, seneng lah, biar cepet selesai masalahnya. Alhamdulillah, bisa sidang bareng,” ujar Vadel di lokasi persidangan.
Pertemuan Vadel dan Nikita di Ruang Tunggu Tahanan
Kuasa hukum Vadel, Oya Abdul Malik, menyebut kliennya dan Nikita sempat bertemu di ruang tunggu tahanan sebelum sidang dimulai. Meskipun berada di area yang sama, keduanya tetap berada di ruang tahanan terpisah sesuai protokol gender. “Kayaknya ketemu katanya, ya. Pasti ketemulah kan mereka ruang tunggunya sama, cuma bedanya sebelah sini laki-laki, yang perempuan sebelah sana,” jelas Oya Abdul Malik. Tidak ada interaksi khusus yang terjadi karena masing-masing fokus pada proses hukumnya sendiri.
Fokus Proses Hukum dan Harapan Penyelesaian Kasus
Meski bertemu sebentar, Vadel menegaskan fokusnya tetap pada proses hukum yang sedang berjalan. Ia berharap seluruh perkara dapat selesai secara cepat dan adil, sehingga semua pihak bisa melanjutkan aktivitas tanpa beban hukum. Pertemuan singkat ini juga menjadi momen publik untuk melihat bagaimana selebritas dan tokoh publik menghadapi proses hukum dengan tenang. Ke depan, penyelesaian kasus Vadel dan Nikita diharapkan memberi kepastian hukum dan memperkuat kepercayaan publik terhadap proses peradilan.
alannya Sidang Lanjutan Vadel Badjideh dan Nikita Mirzani
Vadel Badjideh menjalani sidang lanjutan kasus asusila terhadap anak di bawah umur atas laporan Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 18 September 2025. Sidang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dengan agenda replik atau jawaban jaksa penuntut umum terhadap pleidoi yang dibacakan Vadel.
Pada hari yang sama, Nikita Mirzani juga menjalani persidangan terkait kasus pengancaman, pemerasan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) atas laporan dokter kecantikan Reza Gladys. Nikita hadir lebih dulu dengan agenda menghadirkan saksi yang meringankannya. Meskipun berada dalam waktu dan lokasi persidangan yang sama, Vadel menegaskan tidak ada interaksi khusus antara keduanya. “Enggak ada obrolan. Karena beda, beda ruang tunggu, beda sel, ya,” ujar pengacaranya, menjelaskan protokol ruang tahanan yang memisahkan tahanan laki-laki dan perempuan.
Proses persidangan ini menunjukkan masing-masing pihak fokus pada kasusnya sendiri. Kehadiran publik dan media membuat jalannya sidang menjadi sorotan, terutama karena keduanya adalah figur publik. Ke depan, penyelesaian sidang Vadel dan Nikita diharapkan memberi kepastian hukum, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap prosedur peradilan yang transparan dan adil bagi semua pihak.




Leave a Reply