articlewarriors.com – Dua petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, akan saling berhadapan pada babak perempat final sektor ganda ASB Classic WTA 250 di Auckland, Selandia Baru, Rabu (7/1).
Pertemuan ini menjadi sorotan karena keduanya sebelumnya meraih medali emas SEA Games 2025 nomor ganda putri, menegaskan dominasi Indonesia di kancah tenis regional.
Aldila tampil bersama petenis Jepang, Makoto Ninomiya, sementara Janice menggandeng petenis Amerika Serikat, Caty McNally. Pertandingan diprediksi berlangsung ketat mengingat pengalaman dan prestasi masing-masing pemain.
Baca juga: “Piala Dunia 2026 Dihadirkan Presiden untuk Masyarakat”
Perjalanan Menuju Perempat Final
Aldila/Makoto awalnya dijadwalkan menghadapi pasangan unggulan Kolombia-AS Camila Osorio/Peyton Stearns pada babak pertama. Namun, pertandingan tersebut dibatalkan sehingga mereka menghadapi Panna Udvardy/Veronika Erjavec.
Pasangan unggulan keempat ini berhasil menang 7-6(5), 6-4, memastikan tempat di babak delapan besar. Aldila menyatakan, “Kami tidak banyak melakukan penyesuaian, karena sudah berlatih bersama selama empat hari sebelum turnamen.”
Sementara itu, Janice/Caty juga menunjukkan performa konsisten dengan menaklukkan pasangan Belgia-Ceko, Magali Kempen/Anna Siskova, 7-5, 7-5 untuk melaju ke perempat final.
Janice juga mengikuti sektor tunggal. Ia sempat lolos ke babak utama, tetapi harus tersingkir di babak pertama oleh petenis Inggris, Sonay Kartal, dalam rubber set 1-6, 7-6(4), 3-6.
Pertandingan antara Aldila/Makoto melawan Janice/Caty dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB.
Rekam Jejak dan Prestasi Terkini
Musim 2025 menjadi musim gemilang bagi kedua petenis. Aldila dan Janice menutup tahun dengan meraih gelar ganda Chennai Open pada November. Janice juga memenangkan sektor tunggal di ajang WTA 250 India.
Selain itu, keduanya mengikuti latihan pramusim di Bali selama dua pekan sebagai persiapan SEA Games 2025 Thailand. Di ajang tersebut, mereka kembali meraih medali emas nomor ganda putri dan sukses menambah emas pada nomor beregu putri, bersama Priska Nugroho, Anjali Junarto, dan Meydiana Reinnamah.
Prestasi ini menunjukkan konsistensi dan kedewasaan kedua atlet Indonesia dalam kompetisi regional maupun internasional.
Pertemuan Aldila dan Janice di sektor ganda akan menjadi ujian strategi dan chemistry. Aldila dikenal kuat di net play, sedangkan Janice memiliki servis yang agresif dan akurasi passing shot tinggi.
Pertandingan ini juga menjadi pembuktian bagi kedua atlet setelah pengalaman SEA Games dan turnamen WTA. Kemenangan akan membawa mereka ke semifinal ASB Classic, sekaligus meningkatkan peringkat dunia mereka di sektor ganda putri.
Pertemuan Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen di WTA 250 Auckland menegaskan kemampuan Indonesia dalam mengembangkan talenta tenis ganda putri.
Selain menjadi laga sengit, pertandingan ini memberikan pelajaran penting tentang persiapan, kolaborasi, dan ketahanan mental dalam olahraga profesional. Dengan sejarah prestasi SEA Games dan turnamen WTA, keduanya memiliki peluang besar untuk melanjutkan momentum positif di turnamen internasional berikutnya.
Baca juga: “Ganda Putri Tenis Raih Emas SEA Games, RI Kini Koleksi 84 Keping”



Leave a Reply