Euforia Konser BLACKPINK di Jakarta Bikin BLINK Membludak di SUGBK
articlewarriors.com – Cerita Fans BLACKPINK bertajuk DEADLINE World Tour in Jakarta resmi digelar pada Sabtu (1/11/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Grup asal Korea Selatan yang beranggotakan Jennie, Lisa, Rosé, dan Jisoo ini menggelar pertunjukan selama dua hari hingga Minggu (2/11/2025). Antusiasme penggemar sangat tinggi sejak pagi, dengan ribuan BLINK memadati kawasan stadion untuk menyambut kedatangan idola mereka.
Namun, di tengah euforia tersebut, tak semua penggemar beruntung bisa menyaksikan konser secara langsung dari dalam stadion. Banyak fans yang terpaksa menikmati penampilan idola mereka dari luar pagar SUGBK karena gagal mendapatkan tiket resmi. Fenomena ini memperlihatkan besarnya animo publik terhadap grup yang disebut-sebut sebagai salah satu ikon global musik K-pop.
“Baca juga: Harapan dan Tantangan Satgas Anti Judi Online“ [2]
Cerita Fans Kalah War Tiket BLACKPINK di Jakarta
Salah satu penggemar yang mengalami hal ini adalah Ai, BLINK asal Jakarta Pusat. Ia datang bersama sahabatnya, Cia, untuk mencoba peruntungan mendapatkan tiket di lokasi konser. Keduanya mengaku sudah berusaha membeli tiket sejak sesi war online, namun selalu kalah cepat dari ribuan pembeli lain.
Saat konser dimulai pukul 19.00 WIB, Ai dan Cia masih berada di sekitar kawasan GBK sambil berharap ada tiket tersisa. Mereka bahkan rela mendengarkan suara Jennie dan kawan-kawan dari luar pagar demi merasakan atmosfer konser idola mereka.
Tetap Nikmati Konser Meski dari Luar Stadion
Meski tidak bisa masuk ke dalam stadion, banyak BLINK seperti Ai dan Cia yang tetap bertahan di sekitar SUGBK. Mereka berkumpul, bernyanyi bersama, dan menikmati musik dari pengeras suara yang terdengar hingga luar arena. Suasana di sekitar stadion tetap meriah dengan lautan penggemar yang mengenakan atribut khas BLACKPINK seperti lightstick dan kaus bertema konser.
Fenomena penonton di luar pagar bukan hal baru dalam konser besar BLACKPINK. Hal serupa juga terjadi di beberapa negara lain, menandakan besarnya basis penggemar grup tersebut di Asia Tenggara. Antusiasme ini menunjukkan bagaimana BLACKPINK tetap menjadi magnet besar di industri musik global.
Meski kalah war tiket, semangat para BLINK membuktikan bahwa kecintaan terhadap idola tak selalu diukur dari tempat duduk di dalam stadion, melainkan dari loyalitas dan kebersamaan yang mereka tunjukkan di setiap momen berharga.
Fans Gagal Dapat Tiket BLACKPINK karena Harga Calo Melambung di GBK
Upaya sejumlah penggemar BLACKPINK untuk mendapatkan tiket konser di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) berujung kecewa. Dua BLINK asal Jakarta, Ai dan Cia, mengaku sudah berusaha membeli tiket secara langsung di lokasi konser pada Sabtu (1/11/2025), namun tak juga berhasil.
Keduanya sempat menemui beberapa calo tiket di sekitar area stadion, tetapi harga yang ditawarkan dinilai terlalu tinggi. “Sudah coba cari, tapi masih overprice, makanya nggak diambil,” ungkap Ai kepada iNews Media Group. Menurutnya, harga tiket yang dijual oleh calo bisa melambung hingga dua kali lipat dari harga resmi.
Meski sudah berusaha sejak sore hari, Ai dan Cia akhirnya memutuskan untuk tidak membeli tiket dan memilih menikmati konser dari luar gerbang SUGBK. Mereka mendengarkan suara Jennie, Lisa, Rosé, dan Jisoo yang terdengar jelas dari dalam stadion sambil bergabung dengan ratusan fans lain yang bernasib sama.
Cia mengaku tetap merasa senang meski tak bisa melihat idolanya secara langsung. “Cuma dengerin suara mereka dari luar aja udah buat merinding sih. Walaupun gak bisa nonton di dalam,” katanya.
Fenomena penjualan tiket di tangan calo bukan hal baru dalam konser artis internasional besar di Indonesia. Dalam kasus konser BLACKPINK kali ini, tingginya permintaan dan keterbatasan tiket membuat harga di pasaran tak terkendali. Meski demikian, semangat dan antusiasme para penggemar yang tetap datang ke lokasi menunjukkan kuatnya loyalitas BLINK Indonesia terhadap idola mereka, bahkan ketika hanya bisa menikmati konser dari balik pagar stadion.
“Simak juga: LRT Jakarta Fase 1B Menyambut Era Transportasi Terintegrasi“ [4]




Leave a Reply