BNPB Mulai Operasi Modifikasi Cuaca di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Respons Terhadap Meningkatnya Risiko Bencana Hidrometeorologi
articlewarriors.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana memulai operasi modifikasi cuaca di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai respons terhadap meningkatnya risiko banjir dan tanah longsor. Operasi ini melibatkan BMKG dan BPBD sebagai pelaksana teknis di lapangan. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan bahwa rekayasa cuaca menjadi langkah mitigasi penting ketika potensi hujan ekstrem terus meningkat di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa pengurangan curah hujan di area rawan dapat membantu menekan ancaman bencana selama periode cuaca tidak stabil.
” Baca Juga: Panduan Memadukan Tas dan Sepatu agar Selalu Serasi “
Pelaksanaan OMC dan Dukungan Teknologi Rekayasa Cuaca
Muhari menjelaskan bahwa operasi modifikasi cuaca di Aceh dimulai pada Jumat menggunakan pesawat PK-SNP dari Posko Bandara Sultan Iskandar Muda. Di Sumatera Utara, operasi sudah dimulai pada Kamis dengan pelaksanaan empat sortie penerbangan. Operasi tersebut menggunakan total 3.200 kilogram bahan semai Natrium Klorida dan Kalsium Oksida untuk mengalihkan awan hujan ke wilayah yang lebih aman. Rekayasa cuaca ini menjadi bagian dari strategi nasional menghadapi bencana hidrometeorologi yang meningkat akibat fenomena iklim global. Pemerintah berharap operasi ini mampu mengurangi intensitas hujan di daerah rawan dan membantu mempercepat penanganan darurat bagi wilayah terdampak.
BNPB Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumbar untuk Tekan Risiko Bencana
Pelaksanaan OMC dan Kondisi Darurat di Tiga Provinsi
BNPB menjadwalkan operasi modifikasi cuaca di Sumatera Barat pada Sabtu dengan dukungan pesawat PK-DPI dan PK-SNK dari Posko Bandara Internasional Minangkabau. Operasi ini melengkapi pelaksanaan OMC yang lebih dahulu dimulai di Aceh dan Sumatera Utara. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan bahwa intervensi cuaca menjadi langkah penting karena hujan ekstrem memicu banjir meluas di Aceh dan meningkatkan risiko longsor serta banjir bandang di sebagian besar wilayah Sumatera Utara. Ia menambahkan bahwa Sumatera Barat juga menghadapi kerusakan infrastruktur dan gangguan permukiman akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
Komitmen BNPB dan Fasilitas Layanan Darurat untuk Warga
Muhari menegaskan bahwa BNPB berkomitmen mendukung mitigasi bencana sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto melalui operasi terpadu dan pemantauan intensif. Ia menjelaskan bahwa pengalihan awan hujan ke kawasan aman diharapkan menekan dampak bencana di daerah rawan. BNPB juga menyediakan layanan call center untuk masyarakat terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatera agar penanganan darurat lebih cepat. Layanan tersebut dapat diakses melalui nomor 0811-6164-5500 dan menerima laporan melalui pesan teks atau aplikasi WhatsApp. BNPB berharap koordinasi antarinstansi dan dukungan masyarakat dapat mempercepat respons serta penguatan mitigasi dalam menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi berlanjut.
” Baca Juga: Gaya Rambut Kepang Kreatif yang Mudah Dipraktikkan di Rumah “




Leave a Reply