Askrindo Jaga Mutu Bisnis Lewat Sertifikasi Manajemen

articlewarriors.com – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) kembali mempertahankan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015.
Sertifikasi ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas seluruh proses bisnis.
Langkah tersebut menegaskan keseriusan Askrindo menerapkan standar mutu internasional secara konsisten.

Direktur Kepatuhan, SDM, dan Manajemen Risiko Askrindo, R. Mahelan Prabantarikso, menyampaikan hal tersebut secara resmi.
Ia menyatakan sertifikasi ini mencerminkan disiplin perusahaan dalam menjalankan operasional.
Menurutnya, konsistensi menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan pemangku kepentingan.

Sertifikasi ISO 9001:2015 dinilai relevan bagi industri asuransi yang terus mengalami perubahan.
Standar ini menekankan pengelolaan proses yang terukur, terdokumentasi, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Askrindo menjadikan standar tersebut sebagai fondasi tata kelola perusahaan.

Baca juga: “Seskab Menargetkan 15.000 Hunian Bencana Sumatera 3 Bulan”

Hasil Audit Surveillance Tanpa Temuan Ketidaksesuaian

Audit surveillance dilakukan oleh lembaga sertifikasi independen PT Chesna.
Audit ini mencakup proses inti akseptasi dan klaim asuransi umum.
Lingkup audit difokuskan pada efektivitas penerapan Sistem Manajemen Mutu.

Hasil audit menunjukkan Askrindo mempertahankan sertifikasi tanpa temuan ketidaksesuaian.
Tidak ditemukan temuan mayor maupun minor selama proses audit berlangsung.
Capaian nol temuan mencerminkan konsistensi implementasi standar mutu perusahaan.

Manajemen menilai hasil tersebut sebagai indikator keberhasilan pengendalian internal.
Seluruh unit kerja dinilai menjalankan prosedur sesuai standar yang ditetapkan.
Proses audit juga memastikan kesesuaian antara kebijakan dan praktik operasional.

Keberhasilan ini memperkuat posisi Askrindo sebagai perusahaan dengan tata kelola yang andal.
Audit independen memberikan validasi objektif atas kualitas sistem manajemen perusahaan.

Penerapan ISO Tidak Sekadar Administratif

Mahelan menjelaskan penerapan ISO 9001:2015 tidak berhenti pada aspek dokumentasi.
Standar mutu diintegrasikan secara nyata dalam setiap proses bisnis Askrindo.
Pendekatan tersebut diterapkan sejak perencanaan hingga evaluasi operasional.

Askrindo menggunakan pendekatan process-based dalam mengelola aktivitas utama.
Setiap proses memiliki indikator kinerja dan mekanisme pengendalian risiko.
Pendekatan ini membantu perusahaan mengidentifikasi potensi hambatan operasional lebih awal.

Selain itu, perusahaan menerapkan risk-based thinking dalam pengambilan keputusan.
Pendekatan ini selaras dengan praktik manajemen risiko modern.
Tujuannya meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga kualitas layanan kepada nasabah.

Proses akseptasi risiko dijalankan secara selektif dan terukur.
Penyelesaian klaim dilakukan dengan prinsip transparansi dan ketepatan waktu.
Seluruh tahapan diarahkan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Dampak terhadap Layanan dan Tata Kelola Perusahaan

Penerapan Sistem Manajemen Mutu memberikan dampak langsung pada kualitas layanan.
Proses kerja menjadi lebih efisien dan terstandarisasi.
Hal ini mendukung konsistensi layanan di seluruh lini bisnis.

Askrindo meyakini kualitas layanan berpengaruh pada kepercayaan nasabah.
Kepercayaan tersebut menjadi aset penting dalam industri asuransi.
Regulator dan mitra usaha juga menilai penerapan standar internasional sebagai indikator kredibilitas.

Sistem manajemen mutu yang konsisten membantu perusahaan memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan.
Penerapan ISO juga mendukung kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Hal ini penting di tengah pengawasan industri jasa keuangan yang semakin ketat.

Secara strategis, sertifikasi ini memperkuat daya saing perusahaan.
Askrindo dapat menyesuaikan diri dengan dinamika industri asuransi nasional.
Standar mutu menjadi alat untuk menjaga keberlanjutan bisnis.

Pandangan ke Depan dan Penguatan Berkelanjutan

Manajemen menilai sertifikasi bukan sekadar pencapaian administratif tahunan.
ISO 9001:2015 menjadi kerangka kerja untuk perbaikan berkelanjutan.
Perusahaan berkomitmen melakukan evaluasi dan peningkatan secara periodik.

Askrindo berencana terus mengembangkan kompetensi sumber daya manusia.
Peningkatan kompetensi mendukung efektivitas penerapan sistem manajemen mutu.
Pelatihan dan sosialisasi menjadi bagian dari strategi jangka panjang.

Ke depan, perusahaan akan memperkuat integrasi mutu dengan transformasi digital.
Digitalisasi proses diharapkan meningkatkan akurasi dan kecepatan layanan.
Langkah ini sejalan dengan arah pengembangan industri asuransi nasional.

Dengan mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015, Askrindo menegaskan komitmen jangka panjang.
Komitmen tersebut berfokus pada kualitas, tata kelola, dan kepuasan pelanggan.
Perusahaan optimistis mampu menjaga kepercayaan di tengah tantangan industri yang berkembang.

Baca juga: “Askrindo Tingkatkan Literasi Asuransi bagi Pengelola SPBU dan SPBE”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *